Cara dan Waktu Pemberian Kapurpertanian ADB pada Kelapa Sawit

Pengapuran diberikan pada awal kelapa sawit belum di tanam, pada waktu pembukaan kebun, dengan mengukur lebih dulu pH tanah, menentukan dosis Kapurpertanian ADB untuk keseluruhan hamparan lahan yang akan ditanami kelapa sawit, berdasarkan dosis anjuran. Diberikan merata pada seluruh hamparan tanah sampai kedalaman 20-30 cm, namun hal ini, hampir tidak pernah di lakukan oleh petani. Kenyataannya, kelapa sawit (“kebun rakyat”) sudah ditanam di lahan masam apa adanya, tidak dimulai dengan memperbaiki kemasaman tanah lebih dulu, hasilnya panen TBS sangat rendah, tidak mencapai 2 ton per hektar/ panen/ bulan, atau 24 – 30 ton per hektar per tahun, pada umur produksi (umur 3 tahun sampai 25 tahun).

Untuk memperbaiki kebun yang ada saat ini agar dapat berproduksi tinggi, pemberian kapur pertanian dapat diberikan bertahap mengikuti jadwal pemupukan.Pemberian kapur pertanian ADB bukan semata mata karena tanah yang masam saja, pemakaian pupuk UREA dan ZA juga akan meningkatkan kemasaman tanah ekwivalen 1.5 x (satu setengah kali), artinya setiap pemberian UREA atau ZA 1 kg harus diberikan pengapuran 1,5 kg Kapurpertanian. Tanpa penambahan pengapuran efektivitas dan efisiensi penyerapan unsur hara dari pemberian pupuk sangat rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *